Perpustakaan UPI bersam BRIN Gelar Seminar Nasional dan Workshop AI untuk Pustakawan, Pendidik dan Peneliti.​

Perpustakaan UPI bersam BRIN Gelar Seminar Nasional dan Workshop AI untuk Pustakawan, Pendidik dan Peneliti.

🕗 Source: Central Library | 📜 Editor: Ferry Budianto S.Kom

Kepala Perpustakaan Pusat Universitas Pakuan turut mengikuti Seminar Nasional Perpustakaan UPI 2026 sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, serta mendukung pengembangan perpustakaan yang inovatif dan adaptif di era digital.

Kepala Perpustakaan Pusat Universitas Pakuan turut mengikuti Seminar Nasional Perpustakaan UPI 2026 sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, serta mendukung pengembangan perpustakaan yang inovatif dan adaptif di era digital.

UNPAK — Bumi Siliwangi, 5 Juni 2026 – Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional dan Workshop bertajuk “Ekosistem Pengetahuan Berbasis AI: Memanfaatkan AI untuk Mengelola Data dan Sumber Belajar, Strategi Praktis bagi Pustakawan dan Pendidik”. Agenda yang berlangsung selama dua hari (4–5 Juni 2026) ini digelar secara luring di Auditorium Perpustakaan UPI, Jl. Dr. Setiabudhi No. 299, Bandung.

Tepat pukul 08.30 WIB, rangkaian acara resmi dibuka oleh Kepala Perpustakaan UPI, Dr. Riche Cynthia Johan, M.Si. Dalam pidato pembukaannya, Dr. Riche menegaskan bahwa adopsi teknologi Artificial Intelligence (AI) di lingkungan akademis bukan lagi sekadar opsi penunjang. Teknologi ini telah menjadi kebutuhan mendesak dalam manajemen perpustakaan modern guna mengoptimalkan efisiensi sekaligus akurasi tata kelola sumber belajar digital.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh pihak rektorat melalui Wakil Rector Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, SE., Ak., MBA. Meski berhalangan hadir langsung di lokasi, Prof. Vanessa menyampaikan arahan strategisnya melalui tayangan rekaman video (recording). Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas instansi ini merupakan lompatan nyata dalam mendongkrak kompetensi literasi teknologi para akademisi di tanah air.

Memasuki sesi pleno, diskusi ilmiah dipandu oleh Dian Arya Susanti, M.T. selaku moderator. Sesi ini diawali dengan penyampaian keynote speech oleh Prof. Dr. Julia, M.Pd. dari Direktorat Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran Digital, Kecerdasan Buatan, dan Metamesta UPI. Setelah itu, pembahasan mengenai ekosistem data diperdalam oleh dua panelis ahli nasional, yakni Irhamni Ali, S.Hum., M.P., Ph.D. (Perpustakaan Nasional RI) dan Hendro Subagyo, M.Eng (BRIN).

Untuk memberikan penguasaan teknis yang lebih aplikatif, setelah sesi pleno para peserta diarahkan ke dalam tiga kelas workshop paralel yang spesifik:
• Kelas 1 (39 peserta): Membedah standardisasi dan mutu ekosistem digital bersama Dr. Erwin Rahayu Saputra, M.Pd. (Ketua Satuan Kendali Mutu, UPI Kampus Tasikmalaya).
• Kelas 2 (69 peserta): Mengulas strategi praktis pengelolaan data akademis di bawah panduan Dr. Muh. Asriadi AM, M.Pd. (Dosen UPI Kampus Cibiru).
• Kelas 3 (28 peserta): Memfokuskan pada integrasi data riset dan literasi informasi bersama Dwiyanto Wahyu Ari Nugroho, S.Sos. (Badan Riset dan Inovasi Nasional / BRIN).

Melalui simulasi intensif di masing-masing kelas, total 139 peserta diajak mempraktikkan langsung perangkat AI untuk memproses data ilmiah agar alur kerja di instansi mereka menjadi lebih efektif, terukur, dan akurat.

Rangkaian agenda dua hari yang didukung penuh oleh iGroup dan Refika Aditama ini ditutup dengan lancar. Sinergi taktis antara UPI dan BRIN ini diharapkan mampu menstimulasi kesiapan dunia literasi serta sektor pendidikan di Indonesia dalam menghadapi percepatan teknologi global secara bijak dan bertanggung jawab

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *